Tokoh dan Sejarah

Sejarah Pembangunan Desa

Desa Ciberem dulunya merupakan perkebunan kemukus milik pemerintah Hindia Belanda. Dibawah pimpinan seorang tokoh pemuda kebun kemukus tersebut ditebang dan dijadikan pemukiman. Sejak itu berdirilah pedukuhan yang selanjutnya dikenal dengan Grumbul Kemukusan, seiring dengan dengan berkembangnya pedukuhan tersebut tokoh pemuda yang memimpin penebangan kebun kemukus kemudian diangkat oleh masyarakat menjadi kepala desa dengan nama (gelar) Yasa Wikarta yang barasal dari kata Yasa (bahasa kawi) yang artinya membangun, sekaligus merupakan Kepala Desa Pertama di Desa Ciberem dengan wilayah Dusun Kemukusan, Bedahan, Brubahan, dan Pejaten. Beliau memangku jabatan selama 36 tahun mulai tahun 1906 s.d 1942.


Dukuh kemukusan berkembang semakin semarak, karena merupakan pusat pemerintahan dan berdiri pasar (Pasar Kemukusan) yang merupakan pusat perdagangan bagi masyarakat pedukuhan dan desa-desa sekitar maka dukuhan tersebut diberinama Kebanaran berasal dari kata banar yang artinya menuju kecerahan, sedangkan dukuh Brubahan dan pejaten menyatu menjadi Ciberem. Sedangkan Padukuan Bedahan namanya tetap sampai dengan sekarang.

Pembangunan yang pada masa beliau antara lain :
- Dukuh Kemukusan.
- Pasar Kemukusan.
- Jembatan Kali Berem tahun 1928
- Pembangunan bak penampung dan pembagi air irigasi.

Setelah Yasa Wikarta meninggal, kedudukan kepala desa digantikan oleh Reksa Wireja sebagai kepala desa ke dua desa Ciberem selanjutnya dikenal dengan nama Lurah Kam. Reksa Wireja merupakan Carik pada saat kepemimpinan Yasa Wikarta, sekaligus anak menantu. Reksa Wireja berdomisili di Kadus II sekarang (dusun Ciberem), dan menjabat kepala desa selama 15 tahun mulai tahun 1942 sampai tahun 1957.


Setelah Reksa Wireja meninggal, kepala desa dijabat oleh Harjo Suwito, sebagai kepala desa ketiga, beliau adalah anak bungsu kepala desa pertama yaitu Yasa Wikarta. Harjo Suwito dikenal dengan nama Lurah Gan.

Kepala Desa Ke 3

Beliau menjabat kepala desa selama 24 tahun mulai tahun 1957 s.d 1981, mulai masa jabatan baliau administrasi pembangunan desa mulai tertata dan didokumentasikan. Hasil pembangunan pada masa jabatanya antara lain :

- Pembukuan persil tanah 
- Membangun kantor desa ciberem sebagai pusat pemerintahan tahun 1972
- Pembangunan lumbung desa tahun 1972
- Pembangunan masjid Nurul Huda tahun 1972
- Membangun SD Ciberem tahun 1977
- Membangun gedung MI pada tahun 1977 sebelah timur Kantor Desa
- Membangun saluran irigasi padat karya tahun 1980 dengan mengambil mata air didesa Gandatapa.
- Pembangunan DAM belik Gondang untuk mengaliri tanah tegalan dan bengkok Perangkat.

Setelah Harjo Suwito meninggal, jabatan kepala desa di gantikan oleh D. Suharso (1) hasil Pilkades tanggal 7 Juli 1981 sebagai kades ke empat.

Suharso

Sejak kepemimpinan baliau mulai dibatasi masa jabatan kepala desa. Beliau menjabat selama 8 tahun terhitung sejak tahun 1981 s.d 1990. Hasil pembangunan pada masa jabatannya antara lain :

- Pembangunan TK Pertiwi tahun tahun 1981
- Pembangunan SD Inpres antara tahun 1981
- Pembangunan lapangan olah raga tahun 1981
- Pembangunan local MI di Kadus 1 tahun 1981/1982
- Pembangunan bendungan petung
- Pembangunan saluran air dari sungai Berem
- Rehab jembatan dan pembangunan buh sepanjang Jalan raya Ciberem.
- Pengaspalan Jalan Raya Ciberem tahun 1985.
- Listrik masuk desa tahun 1987/1988.

Setelah purna tugas terhitung bulan Juli 1990 terjadi fakum kepemimpinan, selama masa fakum jabatan Kepala Desa diampu oleh Tejo Suwito sebagai YMT. Pada saat itu beliau menjabat Kaur Keuangan.


Sejak tahun 1991 s.d 1995 Kepala Desa Ciberem dijabat oleh Achmad Sobari sebagai Kades ke lima belau purna tugas karena meninggal dunia pada …. , ……

Ach. Sobari
Selama masa jabatan beliau tercatat berbagai Pencetus kebijakan strategis desa yang masih dipakai sampai sekarang salah satunya pemberian bengkok penjaga kantor desa dan guru wiyatabhakti TK Pertiwi.

Setelah beliau meninggal Kepala Desa diampu oleh Dakum Yudi Siswoyo sebagai YMT, pada saat itu beliau menjabat sebagai Sekertaris Desa belum PNS dan pada Tahun 2007 diangkat menjadi Sekdes PNS sampai sekarang.
Selanjutnya jabatan Kepala Desa dijabat kembali oleh D. Suharso (2)

Suharso 2

sebagai Kepala Desa ke enam hasil pilkades Tahun 1995, terhitung bulan Juni 1995 s.d 21 Juni 2003. Selama jabatan Kades yang kedua kalinya beliau melakukan Kegiatan diantaranya :
- Sertifikat tanah secara masal program PKUKDas tahun 1995
- Pengerasan jalan P3DT tahun 1997
- Pembangunan saluran irigasi dan bendungan Pete Rungkad tahun 1997
- Rehab balai desa tahun 1998
- Pembangunan sarana ekonomi pasar desa/pasar pagi 
- Tembok keliling Balai Desa dan TK Pertiwi 
- Pelebaran Jalan Raya Ciberem
- Penataan dan pengisian kokosongan perangkat tahun 1997 Staf Kasi Kesra (Silam Eko Pratomo ) tanggal 11 Nopember 1997


Setelah purna tugas Kepala Desa selanjutnya dijabat oleh Karno sebagai Kepala Desa ke tujuh

Karno

Hasil Pilkades tanggal 20 Mei 2003. Beliau merupakan putra menantu dari D. Suharso dan memangku jabatan selama 5 tahun terhitung sejak 21 Juni 2003 s.d 21 Juni 2008. Selama masa jabatan beliau tercatat berbagai keputusan strategis dan pembangunan desa antara lain :
- Pembangunan DAM Iwil-iwil dan saluran irigasi dari sungan Jungkel Desa Sikapat 
- Pembangunan DAM bengkok dan rehab saluran irigasi 
- Dalam bidang pememerintahan melaksanakan penataan dan pengisian kekosongan perangkat desa tahun 2004 ( Kaur Keuangan = Eti Pujiastuti, Kaur Umum = Sarwono, Kadus = Sugianto, Kayim=Siswo Suwarso)
- Pembangunan TK Diponegoro tahun 2005
- Pendirian PKBM Ngudi Kawruh tahun 2006
- Pembangunan masjid Al Muttaqin RT. 6 RW. 3 tahun 2006
- Pengerasan jalan cor beton di RW. 1 tahun 2006
- Pangaspalan jalan pasar tahun 2006
- Pengaspalan jalan lingkungan dari RW. 1 s.d RW. 2 tahun 2007
- Pembangunan mushola Baitus Salam Di RT. 3 RW. 3 tahun 2007
- Pendirian Gapoktan Karya Utama dalam rangka peningkatan ketrampilan dan kesejahteraan petani tahun 2007
- Pembangunan mushola Ar Robaniyah di RT. 8 RW. 1
- Pengaspalan kambali Jalan Raya Ciberem tahun 2007
- Pengaspalan jalan RW. 1 tahun 2007
- Renovasi tembok keliling Balai Desa tahun 2008
- Pembangunan gedung Pondok Pesantren Nurul Janah tahun 2008
- Pembangunan prasarana perhubungan (rabat beton) dari Banaran Desa Ciberem ke Lumbayu Desa Susukan tahun 2008.

Sejak 21 Juni 2008 sampai sekarang Kepala Desa dijabat Oleh Ali Sukanto sebagai Kepala Desa ke delapan

Ali Sukanto

Sebagai hasil Pilkades tanggal 20 Mei 2008. Dalam masa jabatan ini tercatat beberapa pembangunan yang sudah dilaksanakan antara lain :
- Rabat beton jalan lingkungan eks P3DT tahun 2009
- Rehab kantor desa dan pembuatan pintu gerbang balai desa tahun 2009
- Pembangunan DAM Bengkok tahun 2009
- Paving jalan kuburan tahun 2009
- Paving jalan SD ke Banaran tahun 2009
- Rehab DAM petung tahun 2009
- Pembangunan DAM dan saluran irigasi Salam tahun 2009
- Rabat beton jalan lingkungan RW.2, 3 s.d 4 tahun 2010
- Pembangunan saluran deainase dan buh di RW. 1 tahun 2010
- Verifikasi pertanahan tahun 2010
- Drainase dan Buh Jalan Masjid Banaran
- Rehab Saluran Tandon
- Talud Kuburan
- Talud Ke Jompo
- Pengaspalan Jalan Pasar Pagi RW. IV
- Pengasapalan Jalan Ke Jompo
- Pengaspalan Jalan Ke Pasar RW. I
- Talud Lapangan
- Drainase Rt. 001/001 Grumbul Banaran

Bapak Ali Sukanto Purna Tugas pada Tanggal 21 Juni tahun 2014 dan karena di Tahun tersebut ditiadakan Pemilihan Kepala Desa dikarenakan adanya Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden, maka jabatan kepala Desa di pegang oleh Bapak Dakum sebagai Penjabat Kepala Desa yang pada saat itu beliau menjadi Sekdes PNS dan Purna sebagai Sekdes PNS pada tanggal akhir Bulan Nofember 2014 namun sampai saat ini beliau menjabat sebagai Penjabat Kepala Desa

Pj

Sedangkan Jabatan Sekdes yang semula dijabat oleh Bapak Dakum saat ini di jabat oleh Bapak Silam Eko Pratomo (Pak Eko Bae ) terhitung mulai tanggal 2 Januari 2015

Pak Eko Bae

Pada tanggal 23 Desember 2015 Terjadi Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa Ciberem yang diikuti oleh 3 (tiga) orang Calon Tetap yaitu :

1. Muslih Rt. 01/02

2. Suwarso Rt. 03/04

3. Yudi Prianto Rt. 07/01

Hasil Pesta Demokrasi tersebut memperoleh suara tertinggi adalah Bapak Suwarso, sehingga pada hari itu juga pukul 23.30 WIB dilantik menjadi Kepala Desa di Gedung Sipanji Kabupaten Banyumas.

Kades ke 9

Kegiatan Pembangunan yang telah dilaksanakan Tahun 2016 :

1. Pengaspalan Jalan Lingkar RW. I

2. Buh di Rt. 03/01

3. Buh di Rt. 07/01

4. Buh di Rt. 06/01

5. Pengaspalan Jalan Sakum

6. Pengaspalan Jalan Pondok Nurul Jannah

7. Pengaspalan Jalan Jompo

8. Pembuatan Talud Penopang Jalan di Bedahan

9. Pembuatan Rabat Beton Rt. 06/03

10. Perbaikan Dam Peterungkad

11. Perbaikan dan Teja

12. Drainase sepanjang Jalan Raya Ciberem.

13. Pembangunan Drainase Rt. 05/02

14. Pembangunan Rabat Beton Rt. 05/02

15. Talud Irigasi dan Rabat Beton Rt. 05/03

dan ada beberapa kegiatan yang masih dalam pembahasan.

* pada bulan Oktober 2016 terbit Aturan Daerah Kabupaten Bayumas Nomor 1 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa, sehingga sejak saat itu diadakan Proses rotasi jabatan Perangkat desa dan dilantik pada  tanggal 17 November 2017 adapun hasil proses Rotasi jabatan sebagai berikut :

1 Kepala Desa Suwarso
2 Sekeratirs Desa Silam Eko Pratomo
3 Kadus 1 Sukarso
4 Kadus 2 Sugianto
5 Kadus 3 Mitro
6 Kepala Seksi Pemerintahan Tarsim
7 Kepala Seksi Kesejahteraan Sarwono
8 Kepala Seksi Pelayanan  Suriyah
9 Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum Eti Pujiastuti
10 Kepala Urusan Keuangan Sokhibul Ridlo
11 Kepala Urusan Perencanaan Rasum